Terapkan Sistem Among

SD Negeri 1 Pelem, 16/7/2026 di tengah kesibukannya menyelesaikan administrasi Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik 2026, Joko Susilo – guru kelas VI, tetap menyempatkan diri hadir di lapangan membersamai 147 siswa peserta MPLS Ramah 2026. Ia tidak datang sendiri, melainkan mengajak seluruh siswa kelas VI untuk membimbing adik-adik kelasnya.

Dengan pendekatan sistem among—metode pendidikan yang menekankan kebebasan, pendampingan, dan keteladanan—Joko berhasil menciptakan suasana belajar yang hidup. Siswa kelas VI berperan sebagai kakak pembimbing, sementara adik kelas mereka tampak antusias mengikuti arahan.

Yang menarik, Joko mengarahkan kegiatan ini pada pembelajaran Bahasa dan Sastra Jawa. Melalui permainan bahasa, tembang, dan cerita rakyat, seluruh siswa seakan “terhipnotis” untuk mencintai bahasa daerah mereka. “Kami ingin anak-anak tidak hanya pandai berbahasa Indonesia, tetapi juga bangga menggunakan bahasa ibu mereka,” ujar Joko.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Kepala sekolah menilai metode yang diterapkan Joko bukan hanya memperkuat keterampilan berbahasa, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab, solidaritas, dan kepemimpinan di kalangan siswa.

Dengan cara sederhana namun penuh makna, Joko Susilo menunjukkan bahwa pendidikan bukan sekadar administrasi, melainkan seni membimbing generasi muda agar tumbuh dengan karakter dan kecintaan pada budaya sendiri. (ayb)